Diposkan pada awasi modus pencopetan, cerpen, kenali ciri-ciri modus pencopetan, pencopetan

Pengalaman Tragis, Pencopetan Dengan Modus Minta Tolong Dibukakan Kaca Jendela Mobil

Seminggu yang lalu teman satu kelasku histeris bercerita dompet-nya raib ketika naik mobil min bus. Yang temanku sesali, meski tasnya ia jaga dengan dilipatkan dengan kedua tangannya, namun ternyata raib juga digondol pencopet. Uang, kartu mahasisiwa, kartu perpus, ATM, KTP, dan kartu penting lainya terpaksa ia relakan dengan penyesalan. Modus pencopetan kali ini dengan cara mengundang simpatai mangsanya guys, dengan sopanya pencopet meminta tolong “de tolong bukakan kaca jendelanya gerah sekali”. Alasan permintaan tolong tersebut memang masuk akal guys, ditengah gerahnya desak-desakan di mini bus meminta tolong untuk mebuka jendela agar ada angin masuk memang tidak bikin curika sedikit-pun. Namun inilah bukinya kecopetan dengan modus tersebut terjadi, hal demi kian sulit untuk mencurigai modus pencopetan tersebut, karena orangnya-pun tak terlihat berpendiidkan tak ada tampang-tampang mencurigakan, dan buktinya tas yang dijaga-pun bisa raib isinya.

sedih kecopetan
sedih kecopetan

Kejadian yang dialami oleh teman-ku itu bukan kejadian pertama kali pemirsa. Ketika temanku bercerita aku teringan dua tahu yang lalau, saat itu aku pergi menaiki mini bus juga bersama ibu-ku untuk berobat. Kondisi di mini bus saat itu sangat pengap sempit desak-desakan dengan penumpang yang lain. Saat itu persisnya ibu-ku duduk di kursi paling belakang di deket jendela sebelah kanan, dan aku disebelah beliau. Saat itu perjalanan sangat penat dan panas. Dan disampingku terdapat bapak-bapak berkulit putih klimis yang berpakaian rapih berbadan tinggi memakai jam tangan di tangan kirinya dengan tas yang dipangkunya, ia meminta kepadaku untuk dibukakan kaca jendela yang disamping ibuku. Tanpa curiga aku turuti permintaanya, yang awalnya kedua tanganku menggenggam erat tas yang aku lipat dengan kedua tanganku, akhirnya tangan kananku berusaha membuka jedela yang disamping ibuku seperti permintaan bapak disampingku itu. Awalnya ibuku yang membukakan, namun ternyata jedela itu susah untuk dibuka. Aku kira karena ibuku menariknya tidak dengan memencet kunci jendelanya, yang akhirnya akupun berusaha untuk membukakan. Sekali tak terbuka, bapak itu meranggai-ranggai minta dicoba terus untuk dibuka, Dengan demikian kedua tanganku yang semula memegang erat tasku goyah dengan pengalih perhatian tangan bapak disampingku yang juga berusaha membuka kaca jendelanya yang memang sebenarnya benar-benar macet tidak bisa dibuka. Tak sadar ketika itu tasku sedang dioyang bapak disampingku. Beruntung tak ada dompet ditasku, hanya sajah ponsel-ku yang raib diambil bapak pencopet itu. Denga keadaan yang berdesak-desakan, dengan tampang bapak tadi yang tidak encurigakan sedikitpun, tak terfkir sedikitpun permintaan bapak tadi adalah modus pencopetan.

Ketika sampainya diterminal semua penumpang turun, begitupun kami dan bapak itu. Sayangnya aku menyadari ponselku tidak ada ketika sudah turun dari mini bus. Lama aku cari-cari ponselku ditasku, rasanya tak percaya tak ada. Namun ternyata memang tak ada. Setelah aku ingat-ingat. “Hah bapak tadi!!”, dan aku lihat bapak tadi sudah duluan ngibrit tak terlihat batang hidungnya meninggalkan terminal. Disitu aku hanya bisa beristighfar tak percaya. Sambil aku hilangkan kecurigaan-ku terhadap bapak tadi aku ikhlaskan dan terus melanjtkan perjalananku.

Kejadian pencopetan dengan modus memimta dibukakan pintu jendela tersebut ternyata terjadi juga dengan teman satu kelasku itu. Dengan ciri-ciri orang yang sama guys. Ingatanku dua tahu yang lalau tersebut menyakinkan dugaanku bahwa bapak yang memintaku dan ibuku untuk dibukakan kaca jendelanya adalah benar pencopet ponselku.
Mudah-mudahan dengan ceritaku ini, sist n broth bisa lebih waspada lagi. Jangan sampai niatan baik kita ternyata dimodusi pencopet pemirsa 😦 .

Semoga ceritaku bermanaat
Terimakasih atas kunjungannya 🙂
Salam blogger

05 April 2015

Iklan

Penulis:

cantik simple apa adanya

Satu tanggapan untuk “Pengalaman Tragis, Pencopetan Dengan Modus Minta Tolong Dibukakan Kaca Jendela Mobil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s