Diposkan pada cerita cinta, cerpen

Cintaku Kepentok Signal

cintaku kepentok signal
cintaku kepentok signal

Kring kring kring… bunyi telpon genggamku selalu aku rinduka saat berada di rumah. Dua sampai tiga hari aku berada dirumah dalam satu pekan, sisanya aku sibuk dengan rutinitas kuliahku. Setiap detik, menit, jam dari bangun tidur sampai tidur lagi aku lalui dengan sapaan mesrah pesan singkat dari kekasihku yang berada jauh disana. Hal demikian sudah menjadi rutinitas bagi kami, mengetahui segala aktifitasnya, kesukaanya, ketidaksukaanya, gembirahnya, sedihnya merupakan hal wajib untuku, begitupun denga dia yanga da disana. Bukan kami protektif, tapi dengan cara demikianlah kami menuangkan rindu karena jarang sekali bertemu, dan membuktikan adanya aku untuknya dan adanya dia untuku. Degan demikian pusingnya tugas kuliah ribednya nurutin maunya dosen, seketika terhibur dengan kata-katany dalam pesan singkat di ponselku. Namun tak lagi demikian ketika akau berada dirumah.
Hari kamis atau jumat selalu aku sambut dengan antusias, karena hari-hari itu saatnya aku pulang kerumah, jumat hari dimana aku harus menjalani aktifitasku dengan melatih anak-anaka ekatrakurikuler kelas X di SMAN I Sukagumiwag Indramayu. Dan sabtu minggu saat-nya aku bersantai dengan keluargaku. Saat-saat waktu santaiku dirumah akau isi dengan belajar memasak dan urusan rumah lainnya. Harusnya ketika itu rutinitas di ponselku dengan kekasihku lebih intens karena aku lebih banyak waktu bersantai, dia-pun weekend tak begitu sibuk. Namun signal-nya tak bersahabat guys. Kartu ponsel yang sama yang kami pakai ketika dirumahku tak ada satu-pun signal yang mampir. Akhirnya rutinitas cintaku kepentok signal 😦 . dia yang sibuk disana, tidak memungkinkan untuk bertemu setiap weekend. Dengan pesan pendek melalui ponsel genggam merupakan alternatif untuk mengungkapkan kerinduan kami setelah sekian lama tidak bertemu.
Keadaan demikian tidak menjadikan kami menyerah begitu sajah. Akhirnya aku memilih untuk memiliki dua kartu sim untuk mengantisipasi signal yang tidak bersahabat. Satu sim untuk ketika aku berada dikampus, satu sim-nya lagi untuk ketika dirumah. Namun kartu sim yang ada signalnya dirumahku ternyata bikin boros guyz. Akhirnya aku pasrah dengan keadaan. Meskipun cintaku kepentok signal 🙂 .

Iklan

Penulis:

cantik simple apa adanya

Satu tanggapan untuk “Cintaku Kepentok Signal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s