Diposkan pada aplikasi mind map, mind map, mind mapping

Belajar Membuat Mind Map Sesuai Aturan

Hi gyuyz… Kembali pada kegiatanku dalam mempelajarai mind map untuk media pembelajaran. Sebagaimana yang telah saya tulis pada https://eenendangsarielmuhyiblog.wordpress.com/2015/04/14/belajar-bikin-media-pembelajaran-mind-map , bahwa mind map merupakan peta pikiran. Belajar mind map, saya didampingi oleh tutor yang handal dan sabar 🙂 beliau senior saya di kampus. Yah seniorku yang kece ini pemilik akun facebook yang bernama Mohammad Rachmatul Aziz, yang akrab dipanggil kang aziz ini senior yang ditunjuk langsung oleh dosen pengampu saya bapak Hasan Saefuloh, M.Ag. Hari pertama kami belajar mind map kami ditutorin langsung oleh kang aziz dengan memperkenalkan mind map dengan aplikasinya dan cara menggunakannya serta aturan-aturan yang harus dipatuhi dalam membuat mind map. Pada saat itu saya baru mengetahui bahwa mind map merupakan peta pikiran, dimana peta pikiran atau mind mapping merupakan metode yang mempelajari konsep yang ditemukan oleh Tony Buzzon. Konsep ini didasari pada cara kerja otak kita dalam menyimpan informais. Teori Tony Buzzon ini menawarkan cara pembelajaran dengan menggunakan gambar, simbol, dan warna yang dipercaya disukai anak-anak dan ampuh menyimpan memori lebih lama didalam otak. keren kan pemirsa 🙂 . Dari keterangan tersebut saya semakin penasaran bagimnana cara membuatnya? Langkah-langkah membuat mind map sebagai berikut:

1. membuat central topic. Untuk membuat mind map dari buku pelajaran central topic biasanya adalah judul buku atau judul bab yang akan dipelajarai dan harus diletakan ditengah kertas, serta usahakan dikombinasikan dengan gambar/image.

Central Idea mind map
Central Idea mind map

2. Membuat Basic Ordering Ideas- BOIs untuk central topik yang telah dipilih..  BOIs biasanya adalah merupakan judul bab atu sub-sub dari buku yang akan dipelajarai atu bisa juga dengan menggunakan 5W`H.  Dengan catatan yang ditulis adalah kata kuncinya sajah

Seperti contoh

Central Idea  mind map
Central Idea mind map

3. Melengkapi setiap BIOs dengan cabang-cabang yang berisi data-data pendukung yang berkaitan dengan cabang sebelumnya.  Yang perlu diperhatikan adalah semakin bercabang maka garis yang ditampilkan harus semakin mengecil, hal demikian agar sebagai tanda bahwa cabang tersebut merupakan turunan dari center.  seperti contoh berikut:

contoh mind map
contoh mind map

4. Melengkapi setiap cabang dengan image, baik berupan gambar, simbol, kode, daftar, grafik, dan garis penghubung jika ada BIOs yang berkaitan dengan yang lain. seperti contoh

contoh mind map
contoh mind map

Demikian langkah-langkahnya pemirsa 🙂 , membuat mind map ini lebih baik dengan aplikasi-nya guyz, disamping lebih mudah juga lebih menghindari kesalahan, Karena sudah terprogram dengan baik.

Sekian belajar mind map saya. Semoga pembaca ada yang tertarik untuk mendalaminya juga.

terimakasih atas kunjungannya

salam blogger

Iklan

Penulis:

cantik simple apa adanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s